Pendidikan Sebagai Benteng Ideologi: Membangun Ketahanan terhadap Pengaruh Komunisme
DOI:
https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i2.9289Keywords:
pendidikan, Ideologi, komunismeAbstract
Pendidikan memegang peranan krusial dalam membangun ketahanan ideologi bangsa, terutama di tengah arus globalisasi yang dipenuhi berbagai tantangan dan pengaruh ideologi asing seperti komunisme. Artikel ini mengkaji peranan strategis pendidikan sebagai benteng utama dalam menjaga ideologi Pancasila melalui pendekatan yang mengintegrasikan kurikulum relevan, metode pengajaran inovatif, serta pemanfaatan teknologi modern. Selain itu, peran keluarga sebagai pendukung utama pendidikan di rumah juga dibahas untuk melengkapi upaya membentuk karakter ideologis generasi muda. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk masyarakat Indonesia yang menjadikan pancasila sebagai ideologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Data yang digunakan diperoleh dari berbagai jurnal dan artikel ilmiah yang relevan. Untuk analisis data, penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Dengan pendekatan holistik ini, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai alat untuk membentuk pola pikir kritis dan jiwa patriotik dalam menghadapi ancaman ideologi asing. Artikel ini menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan teknologi dalam menciptakan generasi muda yang memiliki ketahanan ideologi kokoh. Generasi muda yang memiliki ketahanan ideologi yang kuat akan menjadi pelindung utama bagi masa depan Indonesia yang lebih baik
References
Akbar, R., Ismail, F., Afgani, M. W., Negeri, U. I., Fatah, R., & Abstract, P. (2023). Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Sikap Religiusitas Anak. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(11), 400–411. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.8089424
Alfiana, H. N., & Najicha, F. U. (2022). Krisis Identitas Nasional sebagai Tantangan Generasi Muda di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 45–52. https://doi.org/10.32493/jpkn.v9i1.y2022.p45-52
Arifin, Z., Handayani, E. P., & Virdaus, S. (2022). Deradikalisasi Pluralisme Pemahaman terhadap Ideologi Pancasila Melalui Media Sosial. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 7(1), 161. https://doi.org/10.17977/um019v7i1p161-170
Atikah, N., Sari, L., Aryani, T., Aisyah, S. N., & Trisno, B. (2024). Konsep dan Urgensi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 2(3), 1–83. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jipm.v2i3.237
Belva Saskia Permana, Lutvia Ainun Hazizah, & Yusuf Tri Herlambang. (2024). Teknologi Pendidikan: Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Di Era Digitalisasi. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 4(1), 19–28. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i1.2702
Erliani, W., Dwi, P., Sari, P., Sari, V. P., Ramadhan, M. G., Nabila, A., & Muryaningsi, A. (n.d.). INTERAKTIF DAN INOVATIF. 3, 1–7. https://ejournal-insancendekia.com/index.php/HOME/article/view/126
Eviningrum, S., & Wibisono, S. S. (2024). Urgensi Pendidikan Pancasila Dalam Melawan Dampak Negatif Ideologi Transnasional. YUSTISIA MERDEKA?: Jurnal Ilmiah Hukum, 10(1), 59–64. https://doi.org/10.33319/yume.v10i1.259
Hadi, S., & Hermawan, A. (2024). Implementasi Media Pembelajaran Interaktif Taktis Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran. Jurnal Simki Pedagogia, 7(2), 436–447. https://doi.org/10.29407/jsp.v7i2.693
Haq, R. (2022). Pancasila sebagai Ideologi dan Karakteristik Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia. Didactica?: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(2), 52–56. https://doi.org/10.56393/didactica.v2i2.1149
Internasional, J., & Indonesia, B. (2024). Bhinneka Tunggal Ika?: Pancasila Jurnal Internasional Berbahasa Indonesia. 1(1).
Irawan, H., & Firdaus, K. B. (2021). Resiliensi Pancasila di Era Disrupsi: Dilematis Media Sosial Dalam Menjawan Tantangan Isu Intoleransi. Jurnal Paris Langkis, 1(2), 36–47. https://doi.org/https://doi.org/10.37304/paris.v1i2.2509
Karsayuda, H. . R., & Tektona, R. I. (2021). Ketahanan Ideologi Pancasila Dalam Menghadapi Distrupsi Revolusi Industri 4.0. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(1), 112. https://doi.org/10.22146/jkn.65002
Kinan, R. (2024). Integrasi Pendidikan Islam dalam Kurikulum Nasional: Dampaknya terhadap Pembentukan Karakter Siswa Risa Kinan*. https://journal.al-afif.org/index.php/aej/article/view/44
Muallimah, S., Andini, L. A., Sanadi, Y. K. C., Siregar, E. P., & Yunita, S. (2024). Mengembangkan Kurikulum yang Lebih Kontekstual dan Relevan Dengan Perkembangan Zaman. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(2), 982–989. https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i2.2397
Najah, Z., & Lindasari, L. M. (2022). Pendidikan Islam?: Wajah Baru Menghadapi Tantangan Globalisasi. Ensiklopedia: Jurnal Pendidikan Dan Inovasi Pembelajaran Saburai, 2(01), 9–18. https://doi.org/10.24967/esp.v2i01.1522
Negatif, P. (2024). E-ISSN?: 2792-0876 Menggali Dampak Penerapan Kurikulum Merdeka?: Tinjauan antara. 5(2), 380–397. https://doi.org/10.37274/mauriduna.v5i2.1199
Nurgiansah, T. H. (2022). Pendidikan Pancasila sebagai Upaya Membentuk Karakter Religius. Jurnal Basicedu, 6(4), 7310–7316. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3481
Putri, F. A., Bramasta, D., & Hawanti, S. (2020). Studi literatur tentang peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran the power of two di SD. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 6(2), 605–610. https://doi.org/https://doi.org/10.31949/educatio.v6i2.561
Ramadhan Lubis, Putri Nabila, Nurul Ilmi Nasution, Lathifah Azzahra, Hasraful, & Fadillah Andina6. (2024). Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, Volume 7 Nomor 3, 2024. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(3), 7899–7906. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i4.36796
Samsudin, U. (2020). Pendidikan Demokrasi dalam Kurikulum Bermuatan Ideologi pada Institusi Pendidikan Islam. Eduprof?: Islamic Education Journal, 2(2), 261–277. https://doi.org/10.47453/eduprof.v2i2.37
Silitonga, T. B. (2020). Tantangan globalisasi, peran negara, dan implikasinya terhadap aktualisasi nilai-nilai ideologi negara. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(1), 15–28. https://doi.org/10.21831/jc.v17i1.29271
Sinaga, A. V. (2023). Peranan Teknologi dalam Pembelajaran untuk Membentuk Karakter dan Skill Peserta Didik Abad 21. Journal on Education, 06(01), 2836–2846. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.3324
Susilawati, E., Rahayu, I., Salsabila, A. H., & Bahtiar, A. (2022). Realisme Sosial dalam Potret Seorang Komunis Karya Sabar Anantaguna. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 15(1), 122. https://doi.org/10.30651/st.v15i1.8706
Yufriadi, F., Ramadhan Fitri, D., & Afifi, A. A. (2023). Pengaruh Nasionalisme Soekarno Terhadap Ketatanegaraan dan Politik Islam di Indonesia. Perwakilan: Journal of Good Governance, Diplomacy, Customary Institutionalization and Social Networks, 1(November 2023), 39–51. https://doi.org/10.58764/j.prwkl.2023.1.39
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Diana Novita Sari, Rifa Felina, Innayatul Laili

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).